Peradaban yang semakin maju dan perkembangan teknologi yang semakin canggih menghasilkan berbagai inovasi dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Kemajuan ini akan memberikan lebih banyak manfaat bila dapat diakses oleh banyak pihak, terutama mahasiswa sebagai agent of change. Dekatnya mahasiswa dengan dunia pendidikan diharapkan dapat menumbuhkan sikap kreatif dan inovatif mahasiswa, sehingga mampu melahirkan berbagai kemajuan dan perbaikan dalam negeri indonesia tercinta, terutama sektor pendidikan yang semakin menurun dari segi kualitasnya.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam bidangnya akan sangat dibutuhkan dalam menjalin kerjasama antara pihak sekolah dan masyarakat dengan pihak perguruan tinggi. Sumber daya manusia yang berkualitas akan memegang kendali dalam melakukan analisis mutu suatu produk pendidikan atau menciptakan inovasi terhadap produk yang dihasilkan oleh suatu lembaga pendidikan.Menyikapi hal tersebut, mahasiswa jurusan Tarbiyah STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa bermaksud melaksanakan praktik pengalaman lapangan atau yang lazimnya disebut PPL di sekolah-sekolah yang berada di 3 (tiga) Kabupaten/Kota yakni Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Adapun peserta PPL pada Tahun Akademik 2008/2009 ini berjumlah 840 orang yang tersebar di 58 sekolah setingkat SLTP dan SMA.
Praktik lapangan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan mengenai aplikasi ilmu pendidikan menumbuhkembangkan sikap mandiri, kreatif dan inovatif, serta mengetahui prospek kerja mahasiswa jurusan Tarbiyah dalam dunia pendidikan. Selain itu, praktik lapangan ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran yang luas dan jelas mengenai seluruh proses pendidikan dan pengajaran. Melalui pelaksanaan praktik lapangan ini diharapkan mahasiswa dapat menerapkan ilmu-ilmu yang diperoleh selama kuliah dalam masyarakat maupun sekolah serta mampu menggunakan peralatan dan mengetahui cara menganalisis suatu masalah yang dihadapi siswa di sekolah-sekolah untuk kemudian mengambil kesimpulan dan mencarikan solusi demi kemajuan dan perkembangan mutu pendidikan di sekolah tersebut.
Kegiatan yang rutin dilakukan STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa ini senantiasa disambut hangat oleh pihak sekolah yang menjadi tempat penampungan para mahasiswa yang melakukan praktik lapangan. Hal ini tergambar dari kesedian pihak sekolah memfasilitasi segala kebutuhan para mahasiswa dalam proses mendidik dan mengajar. Namun tentunya pihak STAIN tidak melepas mereka begitu saja, para mahasiswa yang mengikuti PPL tersebut sebelumnya diwajibkan mengikuti coaching atau pembekalan yang bertujuan agar mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan yang mereka akan hadapi serta memberikan solusi-solusi akan permasalahan yang akan dan sering muncul ketika mereka berada di tempat praktik.
Pembekalan yang diikuti selama 2 (dua) hari tersebut diisi dengan pemberian materi dan pencerahan oleh Ketua STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, Dr. H. Zulkarnaini, MA, tentang bagaimana kondisi lapangan dan solusi yang harus dilakukan serta pengetahuan lainnya yang berkaitan dengan praktik pendidikan lapangan tersebut.
Terlebih lagi praktik lapangan yang akan dilakukan oleh para mahasiswa tersebut selama 3 (tiga) bulan sejak tanggal 30 Juli hingga 28 Desember 2009. Tentunya dalam masa-masa praktik tersebut para mahasiswa menemui bermacam permasalahan dalam dunia pendidikan yang belum pernah mereka hadapi terutama bagi mahasiswa yang belum pernah sama sekali mengajar. Permasalahan-permasalahan tersebutlah yang secara tidak langsung memberikan suatu pembelajaran bagi para mahasiswa. Dan tentunya dibutuhkan kecerdasan berfikir serta kedewasaan bersikap agar permasalahan yang muncul dapat terselesaikan dengan baik.
Program praktik yang dilakukan sebagai syarat kelulusan mahasiswa ini juga memberikan manfaat bagi pihak sekolah dimana sekolah terbantu dari segi tenaga pengajar yang walaupun dengan keterbatasan mahasiswa tersebut namun mereka kerap direkrut pihak sekolah untuk mengajar sebagai guru bantu dan bahkan banyak dari mereka yang kemudian menjadi PNS di sekolah tempat dimana mereka praktik PPL.
Bagi mahasiswa secara langsung memberikan manfaat yang begitu besar dimana mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dari bangku kuliah serta mencari ilmu tambahan dari pengalaman selama mereka mengikuti praktik pengalaman lapangan tersebut.
Adapun sekolah-sekolah yang menjadi tempat praktik lapangan tersebut: Untuk Wilayah Kab. Aceh Tamiang, antara lain; Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Pulau Tiga, MAN Kuala Simpang, MTsN Pulau Tiga, MTsN Seruway, MA Yaspendi Sungai Iyu, MTs Al-Washliyah dll. Dan untuk Kab. Aceh Timur, antara lain: MAN Idi, MTsN Idi, SMA Idi, SMP Idi, MAN Peureulak, MTsN Peureulak, MTsN Simpang Ulim dll. Sementara untuk wilayah Kota Langsa tersebar di 36 Sekolah, diantaranya: SMA Negeri 3 Langsa, MAN 2 dan MAN 1 Langsa, SMA Negeri 5 Langsa dll.
Dengan kegiatan praktik lapangan ini, banyak mahasiswa yang memiliki kesan tersendiri seperti merasakan bagaimana sulitnya menjelaskan suatu pelajaran kepada siswa dengan beragam latar belakang yang sebelumnya tidak terfikirkan. Hal ini tentunya memancing kreatifitas berfikir demi menghadapi situasi tersebut, sehingga pelajaran yang disuguhkan kepada siswa dapat terserap lebih banyak.
Berbagai kendala juga dirasakan oleh para mahasiswa seperti masalah transportasi menuju sekolah tempat PPL yang minim, sebagaimana dimaklumi bahwa mayoritas sekolah di wilayah Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang berada jauh di pedalaman dan dengan kondisi jalan yang kurang baik sehingga menambah sulitnya mencapai sekolah-sekolah tersebut. Namun hal ini tidak menjadi kendala yang berarti, karena semangat para mahasiswa jauh lebih besar dari kendala yang ada sehingga halangan dan rintangan yang ada tidak menyurutkan niat mereka melaksanakan PPL yang mereka ikuti.
Praktik lapangan yang hanya dilaksanakan dalam waktu 3 (tiga) bulan tersebut telah memberikan banyak pembelajaran bagi mahasiswa dan menjadi program penunjang bagi pihak STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa dalam meningkatkan mutu pendidikan.













